Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Unit Jaringan Kampus menggelar seminar nasional bertajuk “Transformasi Digital dalam Pendidikan Tinggi: Strategi Sustainability dan Inovasi Pembelajaran Abad 21” pada hari Senin, 7 April 2026. Acara yang berlangsung selama satu hari penuh ini menghadirkan lebih dari 500 peserta dari berbagai kampus se-Indonesia dan mengundang pembicara nasional terkemuka di bidang pendidikan digital.
Seminar nasional ini menjadi bagian integral dari program strategis Unit Jaringan Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari dalam memperkuat koneksi antar-institusi pendidikan dan menyebarluaskan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan mengambil lokasi di Gedung Auditorium Utama Kampus Kendari yang berkapasitas 800 kursi, acara ini menarik partisipasi aktif dari mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dari universitas-universitas di seluruh Indonesia.
Latar Belakang dan Tujuan Penyelenggaraan
Transformasi digital telah menjadi keharusan bagi institusi pendidikan tinggi di Indonesia, terutama pasca pandemi COVID-19 yang memaksa seluruh sektor pendidikan untuk beradaptasi dengan sistem pembelajaran jarak jauh. Melihat fenomena ini, Unit Jaringan Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari merasa perlu mengambil inisiatif untuk menciptakan forum diskusi dan berbagi pengetahuan mengenai strategi terbaik dalam mengimplementasikan teknologi digital di lingkungan akademik.
“Kami memahami bahwa tantangan pendidikan abad 21 memerlukan kolaborasi yang kuat antar-institusi pendidikan. Oleh karena itu, seminar ini dirancang sebagai ajang berbagi best practices dan saling belajar dari pengalaman masing-masing kampus,” ujar Dr. Muhammad Syaiful Bahri, S.T., M.T., Ketua Unit Jaringan Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari, saat membuka acara pada pukul 08.00 WITA.
Seminar ini dirancang dengan tujuan utama memberikan wawasan mendalam mengenai implementasi teknologi digital yang berkelanjutan dalam proses belajar mengajar, meningkatkan kualitas pembelajaran melalui inovasi pedagogis, serta membangun ekosistem akademik yang responsif terhadap perubahan global. Selain itu, acara ini juga dimaksudkan untuk memperkuat hubungan networking antar-perguruan tinggi dalam konteks Muhammadiyah maupun institusi pendidikan umumnya.
Rangkaian Acara dan Pembicara Utama
Seminar nasional ini dibagi menjadi beberapa sesi dengan pembicara dan topik yang variatif. Pembicara utama yang mengisi acara ini adalah Prof. Dr. Arief Rachman, M.Sc., seorang pakar teknologi pendidikan dari Universitas Indonesia yang juga menjadi anggota Dewan Pendidikan Indonesia. Dalam sesi pembukaan, Prof. Arief mempresentasikan topik “Ekosistem Digital untuk Perguruan Tinggi Indonesia: Tantangan dan Peluang”.
“Transformasi digital bukan sekadar tentang teknologi, tetapi tentang perubahan mindset dan budaya akademik. Universitas-universitas kita harus memastikan bahwa setiap adopsi teknologi selalu didasarkan pada nilai-nilai humanis dan relevansi akademik,” kata Prof. Arief dalam paparannya yang mengundang tawa dan anggukan setuju dari peserta.
Selanjutnya, pada sesi kedua, Dr. Siti Nurhaliza, M.Ed., Ph.D., seorang dosen dari Institut Teknologi Bandung yang berpengalaman dalam desain learning management system, menyampaikan materi tentang “Implementasi Learning Management System (LMS) yang Efektif dan User-Friendly”. Sesi ini menarik perhatian khusus dari para dosen muda yang ingin meningkatkan kemampuan mereka dalam memanfaatkan platform pembelajaran digital.
Pada sesi siang, seminar dilanjutkan dengan webinar interaktif yang menghadirkan tiga panelis dari berbagai institusi. Panelis pertama adalah Dr. Bambang Sutrisno, Direktur Pusat Inovasi Pembelajaran Digital dari Universitas Gadjah Mada, yang membahas “Sustainable Digital Learning: Strategi Jangka Panjang”. Panelis kedua, Ir. Hesty Wijaya, M.T., dari Institut Pertanian Bogor membahas “Integrasi IoT dan AI dalam Laboratorium Virtual untuk Pembelajaran Sains”. Sementara itu, panelis ketiga, Dr. Wahyu Prihantoro, M.Sc., dari Universitas Airlangga membahas “Cybersecurity dalam Lingkungan Akademik Digital”.
Pembicara dan Tokoh Kampus yang Terlibat
Dari pihak Universitas Muhammadiyah Kendari sendiri, acara ini didukung penuh oleh Dr. Eng. Mukhlis, S.T., M.T., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari. Dalam sambutannya, Rektor Mukhlis menekankan komitmen universitas terhadap inovasi pendidikan dan peningkatan kualitas akademik.
“Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan global. Unit Jaringan Kampus kami merupakan salah satu instrumen strategis untuk menyebarkan nilai-nilai keunggulan akademik dan kolaborasi antar-kampus. Kami bangga dapat menyelenggarakan seminar nasional ini dan berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia,” ujar Rektor Mukhlis dengan penuh semangat.
Selain Rektor, acara ini juga mendapat dukungan dari Prof. Dr. H. Sudarman, M.Hum., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, serta Drs. Syaiful Gani, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Administrasi. Ketiga pimpinan universitas ini secara aktif terlibat dalam memberikan arahan dan memastikan kelancaran seminar.
Respons Peserta dan Pengalaman Lapangan
Peserta seminar menunjukkan antusiasme yang tinggi. Salah seorang peserta, Ratna Handayani, seorang dosen dari Universitas Muhammadiyah Makassar, menyatakan bahwa seminar ini sangat bermanfaat untuk memperluas wawasan.
“Saya sangat terkesan dengan kualitas pembicara dan topik-topik yang dibahas. Terutama tentang implementasi LMS yang user-friendly, karena ini sesuai dengan tantangan yang kami hadapi di kampus kami. Saya berencana untuk membawa ilmu ini dan mengimplementasikannya di universitas kami,” ujar Ratna dengan antusias.
Mahasiswa peserta seminar juga memberikan respons positif. Muhammad Rizkha, seorang mahasiswa semester 6 dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Kendari, mengatakan bahwa seminar ini membuka perspektif barunya tentang aplikasi teknologi dalam pendidikan.
“Sebagai calon engineer, saya biasanya hanya fokus pada aspek teknis. Namun, melalui seminar ini, saya memahami pentingnya aplikasi teknologi yang humanis dan berkelanjutan. Ini akan mempengaruhi bagaimana saya nantinya akan berkontribusi pada pendidikan,” ungkap Rizkha dengan penuh antusiasme.
Kuliah Umum dan Sesi Interaktif
Selain seminar utama, penyelenggaraan acara ini juga mencakup beberapa kuliah umum yang terbuka untuk mahasiswa umum. Pada hari yang sama, sekitar pukul 13.00 WITA, diadakan kuliah umum dengan topik “Entrepreneurship Digital: Peluang dan Tantangan bagi Generasi Muda Indonesia” yang dibawakan oleh Rizki Pratama, seorang founder dari sebuah startup teknologi pendidikan yang telah meraih penghargaan nasional.
“Generasi muda Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam menciptakan solusi digital. Namun, diperlukan pemahaman yang mendalam tentang pasar, user experience, dan sustainable business model,” jelas Rizki dalam kuliah umumnya.
Selain itu, pada sore hari, diadakan juga sesi workshop interaktif dengan topik “Mengembangkan Course Online yang Engaging”. Workshop ini dipandu oleh tim ahli dari Universitas Negeri Surabaya dan terbatas untuk 200 peserta pertama. Antusiasme peserta sangat tinggi, sehingga registrasi workshop ini ditutup sebelum deadline karena kuota yang telah tercapai.
Dampak dan Harapan ke Depan
Seminar nasional ini diharapkan akan memberikan dampak signifikan bagi perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia. Pertama, secara langsung, diharapkan peserta dapat mengimplementasikan best practices yang dipelajari di institusi masing-masing. Kedua, acara ini diharapkan dapat membangun komunitas praktisi pendidikan digital yang terus saling berinteraksi dan berbagi pengetahuan.
Dr. Muhammad Syaiful Bahri menambahkan bahwa Unit Jaringan Kampus akan menerbitkan proceedings seminar ini dan mendistribusikannya ke semua peserta. “Kami juga merencanakan untuk menggelar webinar series sebagai follow-up dari seminar ini, sehingga diskusi dapat berlanjut dan lebih mendalam,” tukas Ketua Unit Jaringan Kampus.
Universitas Muhammadiyah Kendari juga berkomitmen untuk terus menyelenggarakan acara serupa setiap tahunnya sebagai bagian dari program pengembangan akademik dan peningkatan standar pendidikan di lingkungan Muhammadiyah dan institusi pendidikan Indonesia pada umumnya.
Penutup
Seminar Nasional “Transformasi Digital dalam Pendidikan Tinggi: Strategi Sustainability dan Inovasi Pembelajaran Abad 21” yang diselenggarakan oleh Unit Jaringan Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari pada 7 April 2026 ini telah berhasil mempertemukan para stakeholder pendidikan dari berbagai belahan Indonesia dalam satu forum yang produktif dan inspiratif.
Dengan menghadirkan pembicara nasional terkemuka, menyediakan platform untuk networking, dan menyelenggarakan berbagai sesi interaktif, seminar ini telah memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan wacana transformasi digital dalam pendidikan tinggi. Diharapkan, momentum ini dapat terus dijaga dan dikembangkan untuk menciptakan ekosistem akademik Indonesia yang lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan di era digital ini.
—
Berita ini ditulis berdasarkan pengamatan lapangan dan wawancara dengan berbagai narasumber pada tanggal 7 April 2026.